Saturday, March 8, 2008

Sendiri Menunggu

Menunggukan kau diranjang
Waktu malam sedang mengembun
Rasa ini terus menerjang
Dalam kekusutan yang merimbun

Sekarang aku relakan kaki ini melangkah
Sudah kau hinakan diriku membatu hati
Melempar nilaiku keluar seperti sampah
Tegar saja kau biar aku sendiri

Persis malam-malam sebelumnya
Seperti pungguk itu di dahannya
Tak putus aku menunggu
Sekalipun kau membisu

Maka takkan bisa lagi diriku ini menunggu

Jiwa ini sudah perih
Rasa ini sudah mengiris
Nyah saja kau mengundur
Biarkan aku tidur

6 comments:

e.a.m.y said...

sendiri menunggu mungkin memenatkan..namun cuba lah kau hargai waktu sendirian itu..mungkin kau akan nampak baiknya.

p/s: thanxs 4 dropping on my page!

fynnjamal said...

lepas ni kak fynn dah tak bole cari makanlah.
:)

shai, tulisan kamu makin bagus!

Shaira Amira said...

betul ke kak fynn? thank u so much! saya sgt memandang tinggi sama kakak. :)

syah saliman said...

ooohhhhh bestttttt

Shaira Amira said...

thank u thank u sayang :)

Gasmask said...

abg sowie yayang~:(