Saturday, February 27, 2010

Kafe Satu

jauh sekali
kita tergantung antara langit
yang rendah
nikotin yang kauhembus;
yang kuhela
selaran hijau-merah
merejam mata

belakangku yang kaucintai
dan sisimu yang kukecupi
sama-sama mengetahui
pengakhiran terjadi
malam ini.

3 comments:

embun d tengah malam said...

nice

pencubit said...

;)

kelompen said...

catatan tentang ilham
mencarinya bukan senang
salam puisi..sahabat