kuterjuni kolam pengertianmu
tapi lolos dalam
selaksa kesalan,
selamanya hilang
pada dadamu ingin
kukesankan isakku
tapi kering menguping
bersama dingin hatimu
tanganmu sepantasnya
mengelus wajahku-
sama seperti kepunyaanmu
sayang, sedekat itu hanyalah
huluran pukulan
0 comments:
Post a Comment